Menumbuhkan Leadership Islami Melalui Program MPLS

10 Views -

Kegiatan MPLS menjadi momentum strategis dalam membentuk karakter kepemimpinan Islami siswa baru. Program orientasi ini tidak sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah. Namun, lebih dari itu menanamkan nilai-nilai kepemimpinan berdasarkan Al-Quran dan Hadis Rasulullah.

Selama masa orientasi, siswa mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang khusus. Setiap kegiatan mengintegrasikan konsep leadership dengan ajaran Islam secara komprehensif. Melalui simulasi kepemimpinan, siswa belajar memimpin dengan penuh tanggung jawab. Mereka juga memahami bahwa pemimpin sejati melayani umat dengan ikhlas.

Kurikulum leadership Islami mencakup beberapa aspek fundamental dalam pembentukan karakter. Pertama, siswa mempelajari teladan kepemimpinan Rasulullah sebagai qudwah hasanah. Kedua, mereka memahami prinsip amanah dalam setiap keputusan yang diambil. Ketiga, pembelajaran tentang shura atau musyawarah dalam memecahkan masalah bersama.

Program ini menggunakan metode pembelajaran aktif yang melibatkan siswa secara langsung. Diskusi kelompok kecil memungkinkan setiap siswa mengekspresikan pendapatnya dengan bebas. Sementara itu, role playing membantu mereka memahami dinamika kepemimpinan. Games edukatif juga memperkuat pemahaman konsep leadership dengan cara menyenangkan.

Pentingnya leadership Islami telah diakui oleh berbagai lembaga pendidikan nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menekankan pentingnya pembentukan karakter dalam kurikulum nasional. Hal ini sejalan dengan visi SMPIT Nurul Hikmah yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran.

Dampak positif kegiatan MPLS terlihat dari antusiasme siswa dalam mengikuti program. Mereka menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi yang signifikan. Dengan demikian, program ini berhasil mencetak generasi pemimpin muda berakhlak mulia.

Scroll to Top